Cara Riset Keyword Dengan Google Keyword Planner

Pada artikel kali ini, akan diberi tahukan cara riset keyword dengan google keyword planner (yuk baca sampai habis untuk tahu tutorial riset keyword dengan google keyword planner). Pada dasarnya, google keyword planner adalah sebuah tools untuk riset keyword yang bisa kamu gunakan untuk dasar – dasar strategi digital marketing bisnis kamu, seperti untuk SEO (Search Engine Optimization) maupun SEM (Search Engine Marketing) bisnis mu. [ketahui lebih dalam apa itu google keyword planner di sini]

Pada dasarnya, melakukan riset keyword bukanlah hal yang sulit, tetapi kamu harus konsisten melakukannya untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Nah, konsistensi itulah yang paling sulit dipertahankan, karena banyak orang bijak bilang, hal tersulit yang kita lakukan ialah melawan rasa malas, dimana musuh terbesar kita adalah rasa malas yang ada di diri kita. Yuk, ketahui cara riset keyword dengan google keyword planner di artikel ini sekarang:

Tutorial Riset Keyword Dengan Google Keyword Planner

Ini adalah tutorial riset keyword dengan google keyword planner yang bisa kamu gunakan untuk bisnis mu.

1. Log in ke account Google Ads kamu di link: https://ads.google.com/intl/id_id/home/ dengan menggunakan account g – mail kamu. Jika kamu belum memilikinya, kamu bisa daftar terlebih dahulu dengan account g – mail.

2. Setelah log – in, klik “SETTINGS”

3. Klik lah pada “SWITCH TO EXPERT MODE”

4. Klik “SWITCH TO EXPERT MODE”

5. Layar akan loading ke tampilan selanjutnya

6. Klik lah pada “TOOLS & SETTINGS”

7. Klik “PLANNING”

8. Klik pada bagian “KEYWORD PLANNER”

8. Kamu bisa memilih bagian “DISCOVER NEW KEYWORDS”

9. Di sini, kamu bisa mengetikkan kira – kira keyword apa saja yang sesuai dengan jenis bisnis kamu

10. Kemudian, klik “GET RESULTS”

11. Layar akan loadng dan menampilkan hasil analisa keyword yang sesuai dengan jenis bisnis mu. Di bagian ini, tampil keyword – keyword yang sekiranya sesuai dengan bisnis mu

12. Bagian “AVG MONTHLY SEARCHES” ialah rata – rata jumlah pencarian keyword setiap bulannya

13. “COMPETITION” ialah tingkat kesulitan kompetisi setiap keyword. LOW ialah jika tingkat kompetisi nya rendah, MEDIUM ialah jika tingkat kompetisi nya menengah, dan HIGH ialah jika tingkat kompetisi nya tinggi

14. “TOP OF PAGE BID (LOW RANGE)” ialah berapa biaya CPC (biaya Cost Per Click – apa itu biaya Cost Per Click) paling rendah yang dikeluarkan kompetitor lain untuk keyword terkait

15. “TOP OF PAGE BID (HIGH RANGE)” ialah berapa biaya CPC (biaya Cost Per Click – apa itu biaya Cost Per Click) paling tinggi yang dikeluarkan kompetitor lain untuk keyword terkait

16. Keyword – keyword yang telah kamu dapatkan tersebut bisa kamu gunakan sebagai dasar strategi SEO (Search Engine Optimization) bisnis kamu. Selain untuk SEO, juga bisa kamu gunakan untuk google ads yang kamu jalankan. Untuk menambahkan ke google ads kamu, klik lah CAMPAIGN yang ingin kamu tambahkan keyword – keyword tersebut. Setelah memilih CAMPAIGN, kamu bisa klik “KEYWORDS”

17. Klik lah simbol PLUS berikut

18. Ketikkan keyword – keyword yang telah kamu tambahkan tadi di sini

19. Klik “SAVE”

Itulah cara riset keyword dengan google keyword planner yang bisa kamu gunakan untuk SEO dan SEM bisnis kamu. Yuk, belajar digital marketing dengan lebih konsisten lagi. Belajar digital marketing bukanlah hal yang sulit, namun membutuhkan konsistensi tinggi. Ayo semangat belajar digital marketing nya 😀

VIDEO: Cara Riset Keyword Kompetitor

Thania Kusmalinda

Marketing, finance, & technology ● 加油 ● Email: thania@thaniakhoedigital.com / thania.khoe@gmail.com

This Post Has 12 Comments

  1. Michal Branscum

    Hands down, Apple’s app store wins by a mile. It’s a huge selection of all sorts of apps vs a rather sad selection of a handful for Zune. Microsoft has plans, especially in the realm of games, but I’m not sure I’d want to bet on the future if this aspect is important to you. The iPod is a much better choice in that case.

    1. Thania Kusmalinda

      Thank youuu 🙂

  2. Blaine Mullany

    The Zune concentrates on being a Portable Media Player. Not a web browser. Not a game machine. Maybe in the future it’ll do even better in those areas, but for now it’s a fantastic way to organize and listen to your music and videos, and is without peer in that regard. The iPod’s strengths are its web browsing and apps. If those sound more compelling, perhaps it is your best choice.

    1. Thania Kusmalinda

      xD

  3. Jaymie Cammack

    Hands down, Apple’s app store wins by a mile. It’s a huge selection of all sorts of apps vs a rather sad selection of a handful for Zune. Microsoft has plans, especially in the realm of games, but I’m not sure I’d want to bet on the future if this aspect is important to you. The iPod is a much better choice in that case.

    1. Thania Kusmalinda

      Yeppp

  4. Song Yerty

    I’ll gear this review to 2 types of people: current Zune owners who are considering an upgrade, and people trying to decide between a Zune and an iPod. (There are other players worth considering out there, like the Sony Walkman X, but I hope this gives you enough info to make an informed decision of the Zune vs players other than the iPod line as well.)

    1. Thania Kusmalinda

      Yeppp

  5. Hayden Sena

    Between me and my husband we’ve owned more MP3 players over the years than I can count, including Sansas, iRivers, iPods (classic & touch), the Ibiza Rhapsody, etc. But, the last few years I’ve settled down to one line of players. Why? Because I was happy to discover how well-designed and fun to use the underappreciated (and widely mocked) Zunes are.

    1. Thania Kusmalinda

      😀

  6. zoritoler imol

    Hey! This is my first comment here so I just wanted to give a quick shout out and say I truly enjoy reading through your posts. Can you recommend any other blogs/websites/forums that go over the same topics? Many thanks!

Leave a Reply