Pengertian Attribution Model Pada Google Ads

Attribution Model Adalah
Gambar: Attribution Model Pada Google Ads

Attribution model adalah bagaimana model / sebuah sistem men-deliver data konversi yang ingin disajikan. Bagaimana kah maksudnya? Pada google ads, ada salah satu data tersaji yang dinamakan “CONVERSION”.

Converted Clicks vs. Conversions -What is the Difference?
Sumber Gambar: karooya.com

“CONVERSION” ini berarti visitor ads sudah mengambil action atas ads yang dia lihat. Bisa membeli, bisa menghubungi telepon, bisa chat whatsapp, dan lain – lain. Conversion ini bisa juga di setting si pengiklan sesuai kebutuhan tracking conversion nya. Nah, darimana data itu didapatkan? Misalnya, dalam sebuah campaign ads ada data CONVERSION (orang yang klik button chat ke whatsapp) sebanyak 60 orang. Nah, bagaimana cara google men-deliver data 60 orang tersebut ke kolom “conversion”? Nah, bagaimana cara itulah yang disebut dengan “attribution model pada google ads.

Jenis-Jenis Attribution Model di Google Ads

Nah, sekarang yuk kita bahas jenis-jenis nya. Ada beberapa cara google ads men-deliver data ke dalam kolom conversion (yang kita sebut sebagai “attribution model”). Yuk, scroll ke bawah 😀

Attribution Model Adalah

– Last Click

Attribution model “LAST CLICK” ialah attribution model yang men-deliver data lead (lead adalah visitor yang datang melalui google ads) ke kolom CONVERSION berdasarkan saat di klik-nya keyword paling terakhir sebelum terjadinya konversi

– First Click

Attribution model “FIRST CLICK” ialah attribution model yang men-deliver data lead ke kolom CONVERSION berdasarkan saat di klik-nya keyword pertama yang membuat visitor masuk ke iklan / ads

– Linear

Attribution model “LINEAR” ialah attribution model yang men-deliver data lead ke kolom CONVERSION dengan membagi rata lead yang masuk ke keyword-keyword yang ada

– Time Decay

“TIME DECAY” ialah attribution model yang men-deliver data lead ke kolom CONVERSION berdasarkan keyword mana yang paling dekat dengan waktu terjadinya konversi

– Position – Based

Ada juga attribution model “POSITION – BASED”, dimana attribution model ini men-deliver data akhir lead ke kolom CONVERSION dengan pembagian 40% ke keyword pertama dan 40% ke keyword terakhir yang menyebabkan konversi, lalu 20%-nya di bagikan untuk keyword-keyword yang lain

Nah, itulah kurang lebihnya

Nah, itulah kurang lebihnya penjelasan mengenai attribution model pada google ads.

LEARN MORE:

Thania Kusmalinda

Marketing, finance, & technology ● 加油 ● Email: thania@thaniakhoedigital.com / thania.khoe@gmail.com

Leave a Reply