
Legacy Marketing VS New Wave Marketing Tabel di atas telah menjelaskan perbedaan legacy marketing vs new wave marketing di era yang telah bergeser hingga sekarang sampai saat ini.
Perbedaan Legacy Marketing VS New Wave Marketing
Bisa dilihat beberapa perbedaannya.
1. STRATEGIES
LEGACY MARKETING: Segmentation, Targeting, Positioning
NEW WAVE MARKETING: Community, Confirmation, Clarification
2. TACTICS
LEGACY MARKETING: Differentiation, MARKETING MIX (Product, Price, Place, Promotion), Selling
NEW WAVE MARKETING: Codification, CROWD COMBO (Co-Creation, Currency, Communical, Conversation), Commercialization
3. VALUE ADDED
LEGACY MARKETING: Branding, Service, Process
NEW WAVE MARKETING: Character, Caring, Collaboration
PERUBAHAN
Dengan perubahan di era sekarang ini, yang semakin horizontal dan datar, sudah seharusnya perusahaan – perusahaan ikut berubah dalam meng – horizontalkan diri mereka dengan konsumen, pesaing / kompetitor, dan pihak – pihak lainnya. Situasi yang semakin dinamis dan cepat berubah harus ‘selalu’ di awasi perkembangannya agar kita tidak kalah dan tidak tergerus perubahan. Legacy marketing pada dasarnya bersifat vertikal, dan new wave marketing pada dasarnya bersifat horizontal. Bisa dilihat dari perubahan legacy marketing ke new wave marketing, dimana kita ‘dituntut’ untuk lebih sejajar dan membumi ke masyarakat.
Analisa lah segala perubahan yang terjadi dari legacy marketing ke new wave marketing mulai dari strategies, tactics, dan value added. Perusahaan bisa meng – ‘eksplor’ atau mengulik keduanya, atau mengkombinasikan keduanya, untuk menjangkau konsumen dengan cara pikir lama dan konsumen dengan cara pikir baru. Di era baru new wave marketing, perusahaan harus bisa menciptakan imej produk yang baik di mata masyarakat baik itu secara langsung maupun tidak langsung.
Perusahaan juga bisa melakukan evaluasi terhadap apa saja yang telah dilakukan dan apa saja yang belum dilakukan, untuk memeriksa setiap aspek baik itu di legacy marketing maupun di new wave marketing mana aspek yang sudah berjalan dengan baik, mana yang belum maksimal. Kebutuhan pemasaran di era sekarang pun sudah berbeda, yaitu banyak menggunakan channel – channel social media sebagai sarana komunikasi pemasaran produk.