Mengukur Performance Iklan Digital | Kapan Ads Dibilang Bagus?

Dalam artikel kali ini, kita akan sharing mengenai bagaimana mengukur performance iklan digital. Kapan ads dibilang bagus? (Written by Thania Kusmalinda & Salsabila Pratiwi Rimawan) | Menentukan kapan sebuah iklan digital (ads) bisa disebut memiliki performance yang bagus adalah salah satu aspek paling krusial dalam dunia pemasaran digital. Iklan yang sukses bukan hanya tentang desain yang menarik atau teks yang kreatif, tetapi juga tentang seberapa efektif iklan tersebut dalam mencapai tujuan digital ads yang telah ditetapkan.

Apakah iklan digital tersebut berhasil meningkatkan konversi, memperluas jangkauan audiens, atau membangun brand awareness? Dalam konteks ini, definisi “bagus” bisa berbeda-beda tergantung pada tujuan (objektif) spesifik kampanye iklan yang dijalankan. Tetapi, secara garis besar, bagus atau tidaknya sebuah iklan dapat dianalisis dari dua pendekatan, yaitu dari sisi keseluruhan bisnis dan aspek digital marketing itu sendiri. Bagaimana penjelasannya? Yuk, simak dalam artikel kali ini.

Kapan Performa Digital Ads Dibilang Bagus?

1. Dari Sisi Keseluruhan Bisnis

Dari sisi keseluruhan bisnis, digital ads dapat dikatakan efektif jika ROI (Return on Investment) dari biaya ads dan Cost Ratio termasuk “aman” bagi keuangan perusahaan. Acuan aman ini beda-beda setiap perusahaan, tergantung kondisi bisnis mereka.

  • Perhitungan ROI: biaya ads yang keluar, dibandingkan dengan pendapatan perusahaan. Misal biaya ads-nya Rp100.000.000, pendapatan perusahaannya Rp1 Milyar. Berarti 10X lipat, ini artinya ROI-nya adalah 10. Semakin tinggi ROI, tentunya semakin bagus.
  • Perhitungan Cost Ratio: misal total pendapatan 1 bulannya di Rp100.000.000. Lalu biaya iklannya di Rp10.000.000, yang berarti 10%-nya. Ini berarti Cost Ratio-nya di 10%. Semakin rendah Ads Cost Ratio, tentunya semakin bagus.

2. Dari Sisi Digital Marketing Itu Sendiri

– Saat ROAS Tinggi

Ini berarti struktur iklan secara keseluruhan mulai dari settingan sampai konten dan landing page sudah relevan dengan target audience, yang mana kita bisa mendapatkan pendapatan setinggi-tingginya dengan budget serendah-rendahnya.

Saat CTR Tinggi, Atau Cost Per Engagement Murah.

Ini berarti konten yang diiklankan sangat menarik, atraktif, dan relevan dengan target audience. Targetingnya juga cukup relevan.

– Saat CPC (Cost Per Click Murah)

Berarti konten yang diiklankan relevan dengan target audience, karena ada lebih banyak audience yang klik iklan dengan budget ads yang dikeluarkan.

– Saat CPA (Cost Per Acquisiton) Atau CPR (Cost Per Result) Murah, dan Conversion Rate Tinggi

Ini berarti keseluruhan struktur iklan sudah cukup baik. Mulai dari pemilihan objektif, bidding, konten iklan dan konten landing page sudah relevan dengan target audience.
(Biasanya, Conversion Rate rendah karena kurang relevan dengan target audience dan ada banyak sekali faktornya, seperti produk kurang diminati, pricing kurang sesuai dengan market, atau konten iklan terlalu clickbait sehingga tidak sesuai dengan apa yang ditampilkan di landing page)

Karena Cost Per Result terkadang cukup “tentatif”, terkadang bisa murah tapi hasilnya kurang maksimal, secara umum juga bisa mengacu pada acuan:

– Saat Traffic Tinggi

– Saat Leads Tinggi

– Saat Engagement Tinggi

– Saat Konversi Tinggi

Setelah memahami bahwa penilaian iklan digital yang “bagus” dapat dilihat dari dua pendekatan, yaitu dari sisi Keseluruhan Bisnis dan Digital Marketing, kamu kini memiliki panduan yang lebih komprehensif dalam mengevaluasi performa iklan digitalmu.

Dari sudut pandang Keseluruhan Bisnis, iklan yang baik adalah yang memberikan dampak nyata pada peningkatan penjualan, loyalitas pelanggan, dan pertumbuhan bisnis secara keseluruhan. Sementara itu, dari perspektif Digital Marketing, metrik seperti ROAS, CTR, CPC dan engagement lainnya adalah indikator penting yang menunjukkan seberapa efektif iklan dalam menjangkau dan mempengaruhi audiens target.

Dengan menggabungkan kedua pendekatan ini, kamu bisa mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang keberhasilan iklanmu dan melakukan penyesuaian yang diperlukan untuk kampanye mendatang. Ingatlah bahwa iklan yang baik bukan hanya tentang tampilan yang menarik, tetapi juga tentang bagaimana iklan tersebut dapat mendukung tujuan bisnismu secara keseluruhan.

Video:


Thania Kusmalinda

Marketing, finance, & technology ● 加油 ● Email: thania@thaniakhoedigital.com / thania.khoe@gmail.com

Leave a Reply