
Belajar Google Tag Manager — Hi digital marketers! Pastinya temen – temen sudah cukup familiar dengan tools dari google yang satu ini. Google tag manager ini adalah sebuah tools untuk mengelola “tag” pada website. Tag yang dimaksud disini adalah sebuah “script” atau “code” pada bagian head HTML.
Untuk apa sih, google tag manager itu? — Google tag manager digunakan untuk melakukan tracking / pelacakan visitor website. Misalnya, kamu ingin tahu berapa visitor website mu yang datang melalui google ads, berapa visitor website mu yang datang melalui facebook ads, maka kamu bisa menggunakan google tag manager ini untuk mengetahuinya. Dan masih banyak lagi.
Fitur – Fitur Google Tag Manager Yang Perlu Kamu Tahu
Nah, kamu perlu mengetahui fitur – fitur yang ada pada Google Tag Manager. Mari kita kupas dari awal.
1. Pertama – tama, kamu log in terlebih dahulu ke Google Tag Manager di: tagmanager.google.com menggunakan e-mail yang ingin kamu gunakan
2. Kamu bisa membuat account nya terlebih dahulu

3. Setelah account nya jadi, kamu bisa click salah satu account / container nya
4. Inilah tampilan workspace nya

5. Kamu bisa click ke bagian “TAGS” lalu klik “NEW” untuk melihat platform / media / perantara apa saja yang bisa kamu tracking menggunakan google tag manager

6. Click pada bagian “TAG CONFIGURATION”

7. Maka kamu akan melihat platform / media / perantara apa saja yang bisa kamu tracking menggunakan google tag manager. Ada Google Analytics, Google Ads, dan masih banyak lagi

Kalau kamu scroll ke bawah, masih banyak sekali media / perantara yang bisa kamu tracking dan sambungkan menggunakan google tag manager
8. Sekarang, kembali ke WORKSPACE dan masuk ke bagian “TRIGGERS”, kemudian “NEW”. Setelah itu, click pada bagian “TRIGGER CONFIGURATION”

9. Bisa dilihat ada banyak sekali elemen – elemen pada website yang bisa di tracking menggunakan google tag manager.
– Pertama, elemen PAGE VIEW (halaman website) misalnya

Di bagian PAGE VIEW, ada 5 jenis proses yang bisa kamu tracking visitor nya.
- CONSENT INITIALIZATION = visitor terbaca saat page mulai terbuka
- INITIALIZATION = visitor terbaca saat page mulai loading
- PAGE VIEW = visitor terbaca saat page mulai terlihat
- DOM READY = visitor terbaca saat html di load
- WINDOW LOADED = visitor terbaca saat halaman sudah selesai loading
– Kedua, elemen CLICK misalnya

Di bagian CLICK ini, kamu bisa tracking:
- ALL ELEMENTS = visitor terbaca saat meng-klik semua elemen yang ada pada website
- JUST LINKS = visitor terbaca saat meng-klik link tertentu
Kalau kamu scroll ke bawah, masih ada banyak lagi elemen – elemen pada website yang bisa kamu tracking visitor nya, seperti USER ENGAGEMENT, dan lain – lain
10. VARIABLES — Sekarang, kamu bisa kembali ke WORKSPACE untuk mempelajari apa itu VARIABLES. Variables di google tag manager ini berguna untuk menyimpan data – data aktivitas yang terkait dengan data link click

11. Oh iya, google tag manager juga bisa digunakan untuk tracking visitor FACEBOOK ADS melalui FACEBOOK PIXEL. Bagaimana caranya? Pertama, pergi ke bagian TEMPLATE kemudian SEARCH GALLERY pada bagian “Tag Templates”

12. Search “FACEBOOK PIXEL”

13. Klik “ADD TO WORKSPACE” kemudian “ADD”

14. Setelah itu, kembali ke TAGS, lalu TAGS CONFIGURATION

15. Pilih FACEBOOK PIXEL di bagian “custom”

16. Masukkan ID Facebook Pixel kamu, tentukan “event action”, kemudian SAVE

17. Tentukan TRIGGER
Itulah Sekilas Tentang Fitur – Fitur Yang Bisa Kamu Gunakan
Itulah sekilas tentang fitur – fitur yang ada pada google tag manager. Jika kamu ingin belajar google tag manager secara lebih lanjut, kamu bisa klik link berikut: Belajar Lebih Lanjut Tentang Google Tag Manager