Tips & Langkah Mengatasi Performance Social Media Ads Turun (Iklan Digital)

Tips & Langkah Mengatasi Performance Social Media Ads Turun – Iklan Digital (Written by Thania Kusmalinda, Edited by Ariya Eka Alel) | Sosial media ads (iklan social media) merupakan salah satu langkah yang efektif untuk meningkatkan brand awareness. Cara ini bahkan sudah diadopsi oleh brand-brand ternama untuk meningkatkan penjualan produk mereka. Namun, tentunya menggunakan social media ads tidak semudah yang dibayangkan. Seringkali performance social media ads tiba-tiba menurun dan tidak mencapai target yang diinginkan. Lalu bagaimana cara yang efektif untuk mengatasi masalah ini?

Tips & Langkah Mengatasi Performance Social Media Ads Turun (Iklan Digital)

Yuk kita bahas tips dan langkah-langkah yang bisa kita ambil jika kita menghadapi permasalahan tersebut.

1. Tips & Langkah Mengatasi Performance Social Media Ads Turun: Pertama, Periksa Ulang Konten Iklan Digital Marketing yang Berjalan. Matikan yang Tidak Perform

Hal pertama yang bisa kamu lakukan yaitu memeriksa konten yang tidak menunjukkan performa baik tersebut. Kamu bisa matikan saja kontennya.

2. Coba Testing Bidding Lain

Kamu juga bisa A/B testing atau mengubah strategi bidding yang sedang digunakan, misalnya yang semula bidding otomatis diganti menjadi manual bidding, ataupun sebaliknya. Ada banyak jenis bidding di platform social media advertising, dan kamu bisa mempelajarinya satu per satu untuk mendapatkan hasil iklan digital yang optimal (belajar bidding klik disini).

3. Re-Create Konten Iklan yang Memiliki Performa Bagus di Periode Sebelumnya

Kita juga bisa evaluasi di konten-konten iklan sebelumnya (1-2 bulan ke belakang), lihat mana konten yang berperforma baik. Dan bisa di re-create atau dibuat ulang yang serupa. Ini bisa diasumsikan jika target audience / target customer kita tertarik pada konten-konten seperti itu. Ingat yah, re-create tapi jangan sama hihi :D.

4. Periksa Ulang Audience Size

Check ulang audience size yang ada. Jika audience size nya masih sedikit, kita bisa perbesar dengan beberapa cara, seperti menambah interest (misalnya).

5. Analisis Demografi

Check ulang juga pada demografi customer seperti apa iklan kita memiliki performa yang lebih baik. Misal, iklan kita banyak mendatangkan konversi dari audience yang usianya diatas 30 tahunan. Audience yang usianya dibawah 30 tahunan tidak menghasilkan konversi. Maka, audience yang usianya dibawah 30 tahun tersebut bisa di exclude dari targeting (tidak usah ditargetkan), dan kita bisa lebih fokus di audience yang usianya diatas 30 tahun. (contoh)

Itu dia beberapa tips dan langkah-langkah yang bisa kamu lakukan ketika menemukan performance social media ads kamu mulai turun. Bagaimanapun juga, social media ads masih menjadi salah satu pilihan terbaik untuk meningkatkan brand awareness dan penjualan di era digital ini.

Video:

Thania Kusmalinda

Marketing, finance, & technology ● 加油 ● Email: thania@thaniakhoedigital.com / thania.khoe@gmail.com

Leave a Reply