Teknik-Teknik Branding Dasar Yang Perlu Kamu Tahu

Teknik Branding
Teknik Branding | Sumber Ilustrasi Gambar: Freepik

Teknik-Teknik Branding Dasar yang Perlu Kamu Tahu — Dalam melakukan branding terhadap suatu produk barang / jasa, tentunya ada teknik – teknik yang harus kamu tahu dan kamu kuasai. Bagaimana sih, kita melakukan branding agar produk kita bisa menyasar produk yang tepat?

#Teknik Branding 1: Menentukan Fondasi Branding

Dalam menentukan fondasi branding, kamu harus menentukan:

1. Kategori Bisnis mu dalam Pasar

Misalnya, kamu membangun coffee shop.

2. DNA Brand

Misalnya, kamu membangun coffee shop yang memiliki DNA ‘will serve you well in 5 minutes’.

3. Main Value

Kopi enak.

4. Added Value

Pelayanan hanya 5 menit + tempat yang cozy.

5. STP (Segmenting, Targeting, Positioning)

Untuk anak – anak muda, mendapat pelayanan kopi dengan cepat dengan tempat / lokasi coffee shop yang cozy.

Teknik Branding

Dalam menyusun suatu branding, kamu harus memiliki step khusus dalam brand. Step khusus itu bisa digambarkan sebagai berikut:

STIMULAN untuk branding —> brand: PERSEPSI – EKSPEKTASI – REAKSI – AKSI

‘stimulan’ saat branding saat menyasar target konsumen, harus ‘mampu’ membuat mereka melakukan ‘aksi’ membeli produk mu.

Bagaimanakah contohnya? Contohnya, kamu memiliki coffee shop yang cozy dan keren abis.

-Stimulan —> promosikan di social media seberapa cozy dan keren coffee shop mu itu

-Persepsi: coffee shop itu tempat nongkrong yang asik

-Ekspektasi: bisa nongkrong asik sambil ngopi

-Reaksi: ingin datang ke coffee shop

-Aksi: nongkrong ke coffee shop mu

Biasanya, produk memiliki teknik tertentu dalam melakukan stimulan. Bisa melalui teknik promosi tertentu, atau bisa juga melalui tagline yang mereka punya. TAGLINE ini adalah sebuah MAKNA, dan jangan sampai MAKNA tersebut diambil orang lain.

Apakah UKM (Usaha Kecil & Menengah) membutuhkan branding? Jawabannya, BELUM PERLU. Untuk menjangkau target market yang disasar, UKM harus bisa menguasai beberapa radius jarak dalam lokasi mereka berada. Ketika ingin scale up bisnis ke jangkauan market yang lebih luas, disitulah mereka perlu melakukan branding.

Menjadi Nomor 1, Top of Mind di Benak Pelanggan, Bagaimana Caranya?

Bagaimana agar produk kita menjadi nomor satu, dan top of mind di benak pelanggan? Menjadi top of mind ialah berarti produk mu menjadi yang nomor satu di benak konsumen saat menyebut kategori pasar / market category tertentu. Misalnya, saat menyebut kopi mahal, kamu akan mengingat Starbucks. Atau jika menyebut mie instant, kamu mengingat Indomie. Itu berarti Starbucks dan Indomie sudah berhasil menjadi top of mind dan nomor satu di benak pelanggan.

Untuk masuk ke kategori pasar target mu, biasanya produk akan masuk ke dalam suatu EVOKE LIST. Evoke list adalah daftar beberapa produk yang ada di dalam benak calon konsumen akan sebuah market category. Misalnya, selain Indomie, ada merk lain seperti Sarimi, Supermie, dan Mie Sedap dalam industri mie instant. Yup, branding adalah usaha untuk memasukkan brand kamu ke dalam ‘daftar’ tersebut.

Bagaimana cara menjadi top of mind, nomor satu di benak pelanggan? YAKNI, DENGAN MELAKUKAN MONOPOLI.

Agar Brand Sustain, Butuh Konsistensi Selama Bertahun-Tahun

Agar brand yang kamu bangun itu sustain, kamu butuh konsistensi tinggi selama bertahun-tahun. Misalnya, kamu punya warung bakso, maka konsistenlah akan warung bakso yang menjual bakso tersebut. Jangan ganti jual yang lain atau ganti dengan model bisnis yang lain.

Ingat, brand itu membuat bisnis kamu memiliki usia yang panjang dan lebih longlasting diingat dalam benak konsumen. Brand membuat bisnis kamu
-Profitable (menguntungkan)
-Sustainable
-Growing (bertumbuh)

GOALS BRANDING & MARKETING

Ada tips teknik yang bisa kamu gunakan dalam menentukan goals dari strategi branding dan marketing mu. Yuk, kita bahas.

1. KONSUMEN MENDAPAT PRODUK APA?

Misalnya, mereka mendapatkan (beli) jam rolex.

2. KONSUMEN MENJADI SIAPA?

Misalnya, dengan membeli jam rolex mereka menjadi orang sukses dengan gaya hidup mewah (luxurious).

3. KONSUMEN MENDAPAT VALUE (IMEJ) APA?

Mereka dengan jam rolex yang mahal akan mendapat imej seperti orang yang ‘living luxurious’.

Belajar Tentang Branding Lainnya, Klik Di Bawah Ini Yuk:

Belajar Branding www.thaniakhoedigital.com

Thania Kusmalinda

Marketing, finance, & technology ● 加油 ● Email: thania@thaniakhoedigital.com / thania.khoe@gmail.com

Leave a Reply