Perbedaan Branding, Marketing, dan Selling

Perbedaan Branding, Marketing, dan Selling
Perbedaan Branding, Marketing, dan Selling | Sumber Ilustrasi: Freepik

Perbedaan branding, marketing, dan sellingbranding, marketing, dan selling ada dalam satu area keilmuan yaitu pemasaran. Dan, ketiganya memiliki cabang keilmuan yang berbeda.

Perbedaan Branding, Marketing, dan Selling yang Perlu Kamu Pahami

Nah yuk, langsung saja kita diskusikan apa perbedaan branding, marketing, dan selling yang perlu kamu pahami ketiga memasarkan suatu produk.

Branding

Branding bertujuan untuk memberi persepsi pada konsumen, apa yang ada di benak konsumen terkait brand kita. Brand adalah intangible asset (aset tidak terlihat), yakni apa yang muncul di benak konsumen terkait dengan produk kita. Branding bertujuan untuk menciptakan loyalitas konsumen terhadap produk, dan agar konsumen lah yang menjadi promoter dari produk kita. Aktivitas dari branding bertujuan untuk menimbulkan jati diri konsumen terhadap produk kita. Branding haruslah menciptakan ikatan emosional antara produk dan konsumen. Dalam branding, produsen harus bertujuan untuk membuat ‘konsumen menjadi siapa’ jika menggunakan produk kita. Contoh, jika kita membeli mobil sport ferrari, itu merupakan simbol jika kita sukses secara financial. Juga, branding membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Branding dibangun melalui konsistensi yang tinggi, juga melalui pengalaman yang dirasakan konsumen secara berulang – ulang terhadap suatu produk.

Marketing

Marketing ialah aktivitas yang membuat konsumen ber – fokus pada produk. Marketing sendiri ialah aktivitas yang menimbulkan tangible asset (aset yang terlihat) seperti pembeli, omset, dan konsumen. Di sinilah produsen benar – benar harus memikirkan pelanggan. Di era sekarang ini, marketing sudah ber – fokus pada co-creation (pelajari apa itu co-creation dengan klik di sini). Marketing juga berfokus pada komunitas, yakni sekumpulan individu / segmentasi yang memiliki minat atau kebutuhan yang sama terhadap suatu produk. Marketing bertujuan untuk meningkatkan market share atau pangsa pasar dari suatu produk, dan mendapatkan demand akan produk tersebut. Manfaat yang diberikan dari aktivitas marketing kepada konsumen adalah manfaat ‘fisik’ dari si produk itu sendiri. Aktivitas marketing ini berfokus pada tujuan ‘konsumen mendapatkan apa’. Jangka waktu dari marketing ini juga cukup lama, mulai dari meraba pasar, memasuki pasar, mengedukasi pasar, sebelum akhirnya mendapatkan konsumen yang lebih banyak.

Selling

Selling bertujuan untuk meningkatkan kecepatan terjadinya pembelian terhadap suatu produk. Selling adalah aktivitas yang menimbulkan tangible asset (aset yang terlihat) seperti omset atau pendapatan. Selling berfokus pada loyalitas dan hubungan ‘secara langsung’ dengan konsumen. Tujuannya ialah mendapatkan omset / pendapatan perusahaan – meningkatkan omset / pendapatan perusahaan, agar konsumen membeli produk. Di sini, prodosen berfokus pada closing penjualan produk. Jangka waktu dari selling ini juga relatif singkat yakni saat konsumen potensial berproses sampai menjadi konsumen. Di proses ini, produsen juga berfokus pada ‘konsumen mendapatkan apa’.

Thania Kusmalinda

Marketing, finance, & technology ● 加油 ● Email: thania@thaniakhoedigital.com / thania.khoe@gmail.com

Leave a Reply