Kenapa Data Google/Facebook Ads Beda dengan Google Analytics?

Kenapa Data Google Ads / Facebook Ads Berbeda dengan data di Google Analytics?  (Written by Celine Abigail B. & Thania Kusmalinda) | Banyak dari kalian yang pasti sudah tidak asing dengan Facebook Ads dan Google Ads. Facebook Ads sendiri telah hadir semenjak 2007 silam, sedangkan Google Ads muncul semenjak 2013 dengan nama awal “content advertising”. Namun, apa sih fungsi dari keduanya? Yup betul, keduanya merupakan layanan pengiklan online  yang menyajikan iklan yang tepat bagi para audiens. Tentunya Facebook Ads dan Google Ads memiliki fitur guna memudahkan seseorang untuk mengisi ruang iklan dengan iklan yang bertepatan dan sesuai untuk website.

Topik kali ini juga bersinggungan dengan Google Analytics. Apa sih Google Analytics itu sendiri? Singkatnya Google Analytics merupakan fasilitas dari Google yang dapat digunakan untuk mengetahui pertumbuhan followers, readers, atau pun visitors website yang terhubung dengan Google. Sehingga kalian dapat dengan lebih mudah membuat daily report. Tetapi yang akan kita bahas kali ini adalah: Kenapa sih data Facebook Ads dan Google Ads berbeda dengan data di Google Analytics? Yuk kita simak lebih lanjut.

Ini Penjelasan Kenapa Data Google Ads / Facebook Ads Berbeda dengan data di Google Analytics

Ini dia penjelasan mengenai kenapa data Google Ads / Facebook Ads Berbeda dengan data di Google Analytics. Ada poin-poin yang perlu diperhatikan.

1. SUBJEK YANG DIREKAM

Google Analytics
Merekam konversi menggunakan cookies. Jadi misal kita menggunakan browser, HP, atau laptop yang berbeda, Google Analytics akan merekam kita sebagai orang yang berbeda.

Facebook Ads
Merekam konversi berdasarkan akun. Jadi di semua device yang terhubung dengan akun Facebook kita, jika kita melakukan konversi dari device yang berbeda (tapi tetap terhubung ke akun Facebook), Facebook akan merekam kita sebagai orang yang sama.

2. JUMLAH KONVERSI YANG DIREKAM

Google Analytics
Menghitung satu kali konversi dari satu kali klik. Misal kita klik iklan kemudian membeli di website sebanyak 3X, maka Google Analytics akan merekam kita melakukan 1X konversi. 2 konversi lainnya akan dianggap sebagai konversi dari sumber direct traffic.

Facebook Ads
Dari case yang sama, Facebook akan menghitung kita sudah melakukan 3X konversi.

3. ATTRIBUTION MODEL YANG BERBEDA

Google Analytics
Attribution model pada Google Analytics secara default adalah Last Click dari link UTM Parameter yang dipasang pada iklan. Namun, ada juga attribution model lainnya jika ingin diganti sesuai keinginan. Dengan klik Conversion —> Attribution —> Model Comparison Tool, akan ada banyak attribution model seperti Last Interaction, Last Non-Direct Click, Last Google Ads Click, First Interaction, dan masih banyak lagi.

Facebook Ads
Dari case yang sama, secara default Facebook memiliki attribution model secara Last Touch. Jadi tidak hanya dari klik, tapi juga Facebook merekam konversi dari orang yang hanya melihat iklan tanpa meng-kliknya.

4. ATTRIBUTION WINDOW YANG BERBEDA

Google Analytics
Memiliki attribution window di rentang waktu dimana kita bisa mengaturnya di rentang 1-90 hari.

Facebook Ads
Memiliki attribution window:

  • 1 Day Click
  • 7 Days Click
  • 1 Day Click or View
  • 7 Days Click or 1-Day View

5. WAKTU TERJADINYA KONVERSI

Google Analytics
Jika kita melihat / klik iklan pada hari Senin dan melakukan konversi di hari Kamis, maka Google Analytics akan merekam data tersebut sebagai konversi di hari Kamis.

Facebook Ads
Dari case yang sama, Facebook Ads akan merekam data tersebut sebagai konversi di hari Senin (hari disaat melihat / klik iklan pertama kali).

6. PERBEDAAN HALAMAN WEBSITE

Google Analytics
Jika halaman yang dipasang saat klik iklan (yang dipasang link UTM Parameter) berbeda dengan halaman untuk melakukan konversi (misal halaman Shopping Cart berbeda dengan halaman utama yang terbuka saat pertama kali klik iklan), maka Google Analytics tidak akan menghitung konversi karena sudah ‘keluar’ dari link UTM Parameter.

Facebook Ads
Facebook ads bisa merekam konversi yang terjadi pada dua halaman yang berbeda, jika di halaman-halaman tersebut dipasang Facebook Pixel / Conversion API.

Untuk Google Ads sendiri, kenapa data Google Ads bisa berbeda dengan data di Google Analytics, biasanya terjadi karena data di Google Ads delay, dan data di Google Analytics lebih real time.

 

Nah, itulah penjelasan mengenai Kenapa Data Google Ads / Facebook Ads Berbeda dengan data di Google Analytics pada artikel www.thaniakhoedigital.com kali ini. Bagaimana menurut kalian? Apakah kalian sudah paham? Semoga informasi kali ini dapat menambah wawasan kalian yah.

VIDEO: Kenapa Data Google Ads / Facebook Ads Berbeda dengan data di Google Analytics

Thania Kusmalinda

Marketing, finance, & technology ● 加油 ● Email: thania@thaniakhoedigital.com / thania.khoe@gmail.com

Leave a Reply