6 Tips Mengatasi Performa Tiktok Ads Turun Drop (Written by Thania Kusmalinda, Edited by Salsabila Pratiwi Rimawan) | Performa Tiktok Ads yang tiba-tiba menurun bisa menjadi sumber kekhawatiran bagi banyak digital marketer dan digital advertiser. Setelah menginvestasikan waktu, tenaga, dan biaya dalam campaign iklan, melihat penurunan hasil pada iklan Tiktok Ads tentu membuat frustasi. Dalam artikel ini, kita akan membahas 6 tips yang bisa kita lakukan untuk mengatasi situasi ini, sehingga kita bisa mengatasi campaign Tiktok Ads kita yang mengalami penurunan.
6 Tips Mengatasi Performa Tiktok Ads Turun yang Drop
1. Matikan Dulu Konten Tiktok Ads yang Performa-nya Drop
Darimana cara melihatnya? Melihat konten Tiktok Ads yang performa-nya turun/drop, bisa dilihat dari:
- Conversion atau ROAS (Return on Ad Spent) nya rendah
- CPA (Cost Per Acquisiton) / CPR (Cost Per Result)-nya mahal
- Click atau CTR (Click Through Rate)-nya rendah
2. Kurangi Dulu Budget Ads-nya
Kurangi dulu alokasi budget iklan Tiktok Ads setidaknya sampai performa kembali membaik. Dengan catatan, bisa kurangi dulu saja jika Conversion Rate rendah, atau CTR rendah.
DISCLAIMER: strategi ini preferensi pribadi aku untuk menjaga Ads Cost Ratio tetap lebih sehat. Jika advertiser lain tetap mau boost budget tinggi, silakan saja, tidak apa-apa juga.
3. Evaluasi Targeting Ads, Fokus Dulu Pada Targeting yang ‘Menghasilkan’ Performa Tinggi’
Berfokuslah dahulu pada demografi targeting yang menghasilkan. Bagaimana maksudnya? Contoh, kita beriklan dengan menargetkan rentang usia 25-34 dan 35-44. Audience dengan usia 25-34 memiliki hasil ads yang lebih baik. Misalnya, secara traffic atau bahkan konversi / Conversion Rate. Maka kita bisa fokus beriklan dengan targeting di usia 25-34 dulu saja, rentang usia lain tidak usah ditargetkan terlebih dahulu. Berlaku pula dengan segmentasi targeting yang lain seperti kota, gender, minat, dll. Yang hasilnya kurang bagus, bisa di stop terlebih dahulu.
4. Perhatikan Mana Konten yang Performa-nya Tinggi
Konten-konten iklan yang memiliki performa tinggi (click tinggi, CTR tinggi, conversion tinggi, atau Conversion Rate tinggi) bisa dikonsiderasikan untuk dibuat lagi yang serupa, sebagai content plan untuk ads di periode berikutnya.
DISCLAIMER: nomor 5 dan 6 ini belum tentu berhasil untuk meningkatkan performa Tiktok Ads kembali, namun merupakan salah satu hal yang cukup oke dan patut untuk dicoba.
5. Buat Retargeting Audience (Retargeting View, Add To Cart, dan Sebagainya)
Tips retargeting tiktok ads tonton di video berikut:
6. Membuat Lookalike Audience.
Tips membuat lookalike audience tiktok ads tonton di video berikut:
Penurunan performa Tiktok Ads bukanlah sesuatu yang bisa dibiarkan. Dengan melakukan analisis menyeluruh, menyesuaikan strategi, dan terus memantau hasil ads, kamu bisa mengambil langkah untuk mempertahankan performa.
Ingatlah bahwa perubahan dalam tren pasar dan perilaku audience adalah hal yang wajar, dan adaptasi adalah kunci untuk tetap relevan dan sukses. Semoga tips yang telah dibahas dalam artikel ini dapat membantu kamu mengatasi penurunan performa Tiktok Ads ya 🙂